Beranda

Kamis, 28 Juni 2012

Amalan-Amalan Pengusir Setan

Seorang mukmin mesti meyakini, bahwa permusuhan setan terhadap manusia adalah abadi, sejak zaman Nabi Adam hingga Allah mengambil alih kepemilikan bumi beserta segala isinya. Allah Ta’ala berfirman dalam kitab-Nya, “Sesung­guhnya setan itu adalah musuh yang nyata bagimu, maka anggaplah ia musuh(mu), karena sesungguhnya setan-setan itu hanya meng­ajak golongannya supaya mereka menjadi penghuni neraka yang menyala-nyala.” (Fathir [35] : 6)
Setan telah mengikrarkan permusuhannya dan menabuh genderang perang melawan anak keturunan manusia sejak dulu kala. Dengan mengerahkan segenap bala tentara dan usahanya, setan akan senantiasa dan tak henti-hentinya meng­goda manusia, hingga tercapai tujuan utamanya, yaitu menye­satkan dan menjadikan manusia sebagai temannya di neraka kelak. Serangan itu akan senantiasa dilancarkan dari arah mana saja, sampai manusia benar-benar menjadi seperti diri­nya. Maka, celakalah orang-orang yang tidak waspada dan berhati-hati terhadap berbagai godaan setan dan tipu musli­hatnya.

Seorang mukmin yang berakal harus mewaspadai dan menyadari bahwa dirinya menjadi target setan dan para pe­ngikutnya. Untuk itu, ia perlu memegang teguh ajaran Rasu­lullah dan membentengi diri dari kejahatan serta bujuk rayu setan. Doa dan dzikir adalah senjata seorang mukmin agar terhindar dari serangan dan tipu daya setan. Dengan senantiasa berdoa dan berdzikir, maka kita dapat memben­tengi diri sekaligus mengusir setan dari diri kita, rumah kita, dan lingkungan kita. Sehingga, rumah kita akan steril dari campur tangan setan. Ketenteraman akan tercerabut dari rumah kita, bilamana setan masih menetap di rumah kita.
Buku ini membahas beberapa amalan yang dapat mem­bentengi diri sekaligus mengusir setan dari diri dan rumah kita, serta beberapa petunjuk Nabi agar kita terhindar dari bidikan anak panah setan. Lakukanlah amalan-amalan pengusir setan yang ada dalam buku ini, agar setan tak mampu me­masuki rumah kita. Selamat membaca!

Tetap Mesra Saat Darurat

Tetap mesra sepanjang masa, tetap harmonis tanpa mengenal titik finish, maksudnya tetap mesra terus bersama istri selama mengarungi kehidupan rumah tangga, merupakan perkara yang sah-sah saja dilakukan, bah­kan itu bisa bernilai ibadah. Namun ingat, syariat Islam tetap menancapkan rambu-rambu dalam bermesraan dengan istri yang harus diperhatikan oleh pasangan suami-istri. Batasan-batasan mana yang diperbolehkan syariat, dan mana yang dilarang syariat.

Saat istri mengalami haid, ketika sedang puasa, dan tatkala menunaikan ibadah haji merupakan waktu-waktu ‘darurat’ untuk bermesraan dengan istri. Walaupun bukan berarti pasangan suami-istri harus ‘libur total’ selama momen-momen tersebut. Bermesraan tetap diperbolehkan, asal diper­hatikan rambu-rambu hukumnya.

Buku ini berisi pendapat para ahli fiqih berkaitan dengan aktivitas bermesraan dengan istri saat ia sedang haid, saat sedang puasa, dan saat menunaikan ibadah haji. Dengan cara penuturan buku ini yang kental nuansa fiqhiyyahnya, para pembaca diharapkan bisa memahami batasan-batasan bermesraan di saat ‘darurat’ tersebut. Sehingga, tatkala ia ingin bermesraan dengan istri di momen-momen itu, ia bisa menaati rambu-rambunya. Yang diperbolehkan oleh syariat, silakan dilaksanakan; dan yang dilarang, silakan dijauhi sejauh-jauh­nya. Dengan demikian, diharapkan para suami-istri tetap bisa harmonis walaupun sedang mengalami masa-masa kritis.
Demikian, semoga uraian dalam buku ini bisa bermanfaat bagi para pembaca sekalian. Barakallahu fikum!

Tata Rias Rambut Cara Islam

Rambut merupakan suatu anugerah Allah yang se­lalu lekat dengan kehidupan manusia. Eksistensinya dalam diri seseorang akan menambah keelokan dan keserasian cipta­an Allah, serta keanggunan pribadi manusia. Untuk itu, Islam sebagai agama paripurna yang ajarannya menyentuh semua sisi kehidupan, memiliki separangkat tuntunan bagi seorang mukmin maupun mukminah dalam mengatur dan merias ram­butnya. Dan sungguh, mengikuti tuntunan dalam merias ram­but cara Islam tersebut bisa mendatangkan pahala, jika itu didasari sikap mutaba’ah (me­ngikuti pola hidup Rasul).

Buku yang ada di hadapan Anda ini menyajikan pemba­hasan yang cukup unik dan jarang dibahas oleh buku-buku lainnya. Yakni seputar bagaimana cara mengatur rambut kita, seperti yang dituntunkan oleh Islam.
Di dalam buku ini di­jabarkan beberapa poin pembahasan, seperti cara menyisir rambut, model rambut, mencukur rambut atau memanjang­kannya, menyemir rambut, dan lain sebagainya. Juga, dileng­kapi 30 fatwa penting seputar rambut, sehingga itu akan me­nam­bah bobot keilmuan dalam buku ini.
Demikian, semoga uraian dalam buku ini bisa bermanfaat bagi para pembaca sekalian. Barakallahu fikum!

Biografi Generasi Muda Sahabat Nabi SAW


Kehidupan para sahabat Nabi SAW sungguh mengagumkan. Berbagai kemuliaan dan keutamaan senantiasa menghiasi pribadi mereka. Sampai-sampai Rasulullah SAW mengecam orang-orang yang suka mencela dan mencemooh para sahabat. Mencela mereka sama dengan mencela Rasulullah. 
Bagaimana pernik-pernik masa kecil para sahabat, sehingga di saat dewasa mereka bisa menjadi pribadi yang gemilang? 
Rahasia kesuksesan pendidikan seperti apa yang berhasil terukir di dalam masa kecil mereka? 
Inilah sebuah buku yang akan merunut jejak-jejak kemuliaan para sahabat sejak masa kecilnya. Dunia sekarang ini membutuhkan pribadi-pribadi emas seperti mereka!

Gila Belanja

Jika Anda doyan belanja, dan keranjingan sekali untuk menjejakkan kaki di pasar, mall-mall, supermarket dan pusat-pusat perbelanjaan lainnya, waspadalah, Anda bisa saja sedang terjangkiti penyakit ‘gila belanja’. 
Sehingga, hati terkadang tak lagi mampu dikendalikan untuk bersikap hemat dalam hidup. Uang pun berhamburan di kasir-kasir supermarket, tanpa mampu dimenej. Ekonomi keluarga pun bisa carut-marut, jika penyakit ‘gila belanja’ selalu menghiasi jiwa. 

Bagaimana agar aktivitas belanja kita bisa tetap berada dalam koridor syar’i? 
Bencana apa saja yang akan menimpa para wanita yang selalu kecanduan belanja? 
Waspadalah, supermarket bisa menjadi ‘candu’ bagi hidup kita!

Kenapa Harus Azl?


Masih banyak orang bimbang, apakah azl atau senggama terputus (coitus interuptus) dihalalkan oleh Islam untuk dilakukan dalam hubungan intim suami-istri. Lalu, bagaimana dengan hadits Nabi SAW yang menyatakan bahwa azl merupakan pembunuhan kecil atau pembunuhan terselubung? Karena, sperma yang seharusnya menjadi benih janin itu ditumpahkan bukan pada tempatnya. Ia telah ‘dibunuh’ sebelum bertemu dengan sel telur wanita dan terbuahi menjadi janin di dalam rahim. 
Kenapa azl harus dilakukan? 
Dan, bagaimana hukumnya mencegah kehamilan dengan jalan azl atau dengan alat kontrasepsi (KB) modern? 
Buku ini akan bercerita banyak kepada Anda?

Rabu, 27 Juni 2012

Berkah Bangun Pagi



Waktu pagi adalah karunia Allah yang mengandung manfaat berlipat. Sampai-sampai, Rasulullah SAW sendiri telah berdoa memohon keberkahan untuk umat beliau di waktu pagi, “Ya Allah, berkahilah umatku pada waktu pagi mereka.” (HR. Abu Dawud dan Titmidzi). Sayang seribu sayang bila keberkahan waktu pagi tersebut sirna lantaran begadang tiada guna.

Dalam buku ini, penulis mencoba menguak berbagai manfaat bagun pagi, baik ditinjau dari aspek medis, syar’i, maupun aspek lainnya. Tak lupa, dalam pemaparannya, penulis juga menyinggung berbagai bahaya begadang yang berdampak pada pudarnya keberkahan waktu pagi. Mari kita budayakan bagun pagi guna meraih berkah ilahi. Selamat menyimak!

Jabat Tangan Yang Membawa Dosa

Jabat tangan adalah sunnah Nabi SAW. Bahkan, Rasulullah SAW menjanjikan pahala yang besar di balik sunnah ini. Dan, sunnah jabat tangan ini begitu semarak di kalangan para sahabat. Sayangnya, dewasa ini, jabat tangan antara laki-laki dengan perempuan yang bukan mahramnya, terutama di kalangan pemuda dan pemudi, hampir sudah menjadi tradisi. Tradisi seperti ini mengalahkan akhlak islami yang semestinya ditegakkan. Bahkan, mereka menganggap kebiasaan itu jauh lebih baik dan lebih tinggi nilainya daripada syariat Allah Ta’ala yang mengharamkannya. Sehingga, jika salah seorang dari mereka Anda ajak dialog tentang hukum syariat dengan dalil-dalil yang kuat dan jelas tentu, serta merta ia akan menuduh Anda dengan sebagai orang kolot, ketinggalan zaman, kaku, sulit beradaptasi, ekstrim, hendak memutuskan tali silaturrahmi.
 
Buku yang ada di hadapan Anda saat ini akan berbicara panjang lebar seputar hukum berjabat tangan dengan lawan jenis yang bukan bagian dari mahramnya; pandangan ulama berkenaan dengannya; serta syubhat-syubhat yang dihembuskan oleh kalangan yang ingin merusak tatanan masyarakat Islam. Tak ketinggalan, penulis membahas seputar adab dan ragam jabat tangan yang terjadi di tengah masyarakat, baik saat bersua dan teman, jabat tangan seusai shalat, dan masih banyak lagi. Dengan pemaparan yang gamblang dan didukung dengan dalil-dalil serta takhrij yang memadahi, menjadikan buku ini layak menjadi panduan setiap muslim dalam berinteraksi dengan sesama. Sehingga, dalam merealisasikan sunnah Nabi SAW ini kita tidak salah praktek. Jangan sampai, jabat tangan yang seharusnya berpahala, tapi malah mendatangkan dosa. Selamat membaca!

Heboh Wabah Babi

Baru-baru ini kita dihebohkan dengan wabah Flu Babi yang diperkirakan jumlah korbannya dekati angka 4.000 jiwa. Peningkatan cepat pada kasus flu babi, sebuah penyakit mematikan, adalah satu di antara alasan mengapa memakan babi adalah haram. Diperkirakan, penyakit ini bakal menyebar di luar kendali sebagai sebuah wabah.

Flu Babi adalah salah satu alasan mengapa Allah mengharamkan makan babi, di samping babi menjadi lahan subur bagi lebih dari 450 penyakit dan epidemi; menjadi media perpindahan 57 macam penyakit; menjadi media perpindahan 27 wabah dan penyakit pada manusia. Tidak kurang dari 32 penyakit menular melalui cara bersentuhan secara langsung dengan babi. Tak kurang 28 penyakit bisa menular melalui makanan atau minuman yang tercemari kotoran babi. Tak kurang dari 16 penyakit akibat mengonsumsi daging babi dan produk-produk dari daging babi. Buku ini akan memaparkan fenomena ini. Selamat membaca!

100 Sunnah Nabi Yang Sering Diremehkan

“Buku yang ada di hadapan Anda ini mengandung ilmu yang baik dalam lembaran-lembarannya. Penulis telah melakukan penelitian sebagian kitab para ulama, sehingga ia memperoleh berpuluh-puluh sunnah yang jarang diamalkan oleh sebagian orang, bahkan banyak yang tidak diketahui oleh mereka. Penulis telah membahasnya secara apik dan memberikan manfaat, dilihat dari penukilan yang terpercaya dan kuat, disertai nukilan dari pendapat para ulama terhadap beberapa hadits, baik secara riwayat maupun dirayah.” (Abdul Aziz bin Muhammad As-Sadhan)

Rasulullah SAW adalah suri tauladan bagi setiap muslim. Sehingga, seluruh sisi kehidupan beliau merupakan contoh yang patut ditiru dan diikuti. Dan, berpegang teguh dengan sunnah Nabi merupakan salah satu wasiat beliau. Bahkan, secara khusus, Allah SWT menjelaskan bahwa bukti cinta hamba kepada-Nya adalah dengan mengikuti Rasul-Nya. "Katakanlah, 'Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu." (Ali 'Imran [3] : 31). 

Namun, sayang seribu sayang, banyak orang yang sedikit demi sedikit mulai menjauhi dan meninggalkan sunnah-sunnah Nabi SAW. Dengan berbagai alasan, mereka sering kali meremehkan sunnah-sunnah manusia terbaik, Muhammad n. Bahkan, sampai ada yang memusuhinya, sehingga memandang orang yang berusaha menghidupkan sunnah-sunnah Nabi sebagai orang kolot dan terbelakang. Buku ini memaparkan sejumlah sunnah Nabi SAW yang sering diremehkan, sehingga terasa asing di tengah-tengah kaum muslimin. Dilengkapi dengan dalil-dalil yang kuat nan akurat menjadikan buku layak menjadi pedoman sekaligus panduan bagi siapa saja yang ingin meneladani Nabi SAW. Mari kita raih cinta ilahi dengan menghidupkan sunnah Nabi n. Selamat membaca!

Dosa-Dosa Suami Yang Dibenci Istri


Salah satu sikap positif yang harus dikembangkan dalam kehidupan rumah tangga adalah kesediaan untuk selalu me­ngintrospeksi diri dan meminta maaf bila melakukan kesalahan. Kelapangan hati untuk mau mengakui semua ke­salahan dan meminta maaf kepada pasangan hidupnya men­jadi energi digdaya untuk mengharmoniskan hubungan suami-istri. Sehingga, di antara suami-istri tidak terjadi ganjalan perasaan dan ketidakpuasan yang terpendam yang bisa mengganggu kemesraan dan keindahan hidup be­rumah tangga. 

Buku ini menjelaskan bebe­rapa kesalahan dan ‘dosa’ yang sering dilakukan para suami, terutama dalam hubungannya dengan istri. Sudah seharusnya para suami berusaha menjadi pemimpin keluarga yang bertakwa, dengan memperbaiki berbagai kesalahan yang selama ini dilakukan. Meminta maaf kepada istri jika berbuat salah merupakan sikap terpuji seorang suami yang akan membuat istri bertambah sayang dan ‘hormat’ kepadanya. 

Inilah sebuah buku yang akan mengajak Anda untuk menjadi suami yang menyejukkan hati istri, yang senantiasa berkomitmen membahagiakan istri setiap hari. Sebuah buku yang akan menuntun Anda untuk memahami berbagai perilaku suami yang tidak disukai istri, sehingga Anda akan termotivasi untuk selalu memperbaiki diri demi mendapatkan suguhan cinta yang tulus dari sang istri. Wahai para suami, jadikan buku ini sebagai media introspeksi dan perbaikan diri Anda! Selamat membaca!

Dosa-Dosa Istri Yang Dibenci Suami


Salah satu sikap positif yang harus dikembangkan dalam kehidupan rumah tangga adalah kesediaan untuk selalu me­ngintrospeksi diri dan meminta maaf bila melakukan kesalahan. Kelapangan hati untuk mau mengakui semua ke­salahan dan meminta maaf kepada pasangan hidupnya men­jadi energi digdaya untuk mengharmoniskan hubungan suami-istri. Sehingga, di antara suami-istri tidak terjadi ganjalan perasaan dan ketidakpuasan yang terpendam yang bisa mengganggu kemesraan dan keindahan hidup be­rumah tangga. 

Buku yang ada di tangan Anda ini membeberkan bebe­rapa kesalahan dan ‘dosa’ yang biasa dilakukan oleh para istri. Buku ini ditulis bukan untuk tendensi menyudutkan dan menghakimi istri, namun lebih pada upaya menyadarkan para istri untuk memperbaiki kekeliruan sikap yang mungkin ia lakukan da­lam kehidupan keluarga. Berbuat salah itu wajar, selama ada komitmen untuk meminta maaf dan selalu memperbaiki diri. 

Inilah sebuah buku yang akan mengajak Anda untuk menjadi istri yang menyejukkan hati suami, yang senantiasa berkomitmen menciptakan ‘surga’ bagi suaminya di dalam keluarganya. Sebuah buku yang akan menuntun Anda untuk memahami berbagai perilaku istri yang tidak disukai suami, sehingga Anda akan termotivasi untuk selalu memperbaiki diri demi mendapatkan suguhan cinta yang tulus dari sang suami. Selamat membaca!   

Agar Sedekah Anda Tak Sia-Sia


Sedekah memang ajaib. Karena, sedekah membuat rezeki berlimpah; membersihkan jiwa dari akhlak tercela; melapangkan hati; melindungi pelakunya dari bencana dan musibah; mendatangkan pahala berlimpah; menghapus kesalahan dan menebus dosa; menjadi pintu gembang bagi seluruh amal kebajikan; menutupi aib dan mendatangkan cinta sesama; mengundang cinta, rahmat, dan ridha Allah; melindungi dari siksa neraka dan jalan masuk ke surga; serta melindungi pelakunya dari Padang Mahsyar. 

Namun, kedahsyatan sedekah akan sia-sia bila kita asal bersedekah tanpa menilik faktor-faktor yang dapat mendatangkan keberkahannya. Keajaibannya akan sirna bilamana sedekah kita bertabur virus yang dapat merontokkan kedigdayaanya. Banyak rambu yang harus dicermati bila kita ingin memetik buah sedekah, baik di dunia maupun di akhirat kelak.Baca dan praktekkan buku ini agar sedekah Anda tak sia-sia, tanpa mendatangkan pahala apa-apa

Selasa, 26 Juni 2012

Mashur Tapi Tak Shahih Dalam Sirah Nabawiyah

Benarkan Nabi SAW lahir pada tanggal 12 Rabi’ul Awal? Benarkah Rasulullah SAW ikut serta dalam Perang Fijar? Benarkan Khadijah dinikahi Rasulullah SAW pada usia 40 tahun? Benarkah Rasulullah SAW berdakwah secara sirriyah selama 3 tahun di Mekah? Benarkah Umar bin Khaththab ra masuk Islam setelah mendengar bacaan surat Thaha? Bagaimana keabsahan penamaan Yaumul Huzn (Tahun Kesedihan)?
Dan masih banyak lagi berita-berita sirah yang masyhur di tengah-tengah umat Islam yang tidak terbukti keshahihannya. Penting diketahui, bahwa kepopularan suatu kisah maupun riwayat tidak serta merta menjadi bukti kesahihannya. Sebab, tidak ada keniscayaan antara popularitas dan kesahihan.
Hadirnya buku ini sebagai upaya mensterilkan sirah nabawiyah dari berita-berita yang ternyata tidak shahih. Anda perlu membaca buku ini guna membandingkan kisah-kisah yang banyak dimuat dalam buku-buku sirah Nabi SAW. Selamat membaca!

Jangan Durhakai Ibumu!

Seseorang pernah datang kepada Rasulullah SAW dan berkata, 'Wahai Rasulullah, kepada siapakah aku harus berbakti pertama kali?’ Nabi n menjawab, 'Ibumu!' Orang tersebut kembali bertanya, ‘Kemudian siapa lagi?’ Beliau menjawab, 'Ibumu!' Ia bertanya lagi, 'Kemudian siapa lagi?' Beliau menjawab, 'Ibumu!' Orang tersebut bertanya kembali, ‘Kemudian siapa lagi?' Beliau menjawab, 'Bapakmu.' (HR. Bukhrai dan Muslim). Sayang seribu sayang, ternyata masih banyak yang melupakan jasa seorang ibu. Masih banyak yang enggan berbakti kepada ibu. Masih banyak yang acuh tak acuh melihat kondisi ibu. Yang lebih mengerikan lagi, masih banyak yang durhaka kepada ibu. Seolah-olah ia lupa betapa berat beban yang telah dipikul ibu demi kebaikan dan keselamatan sang anak.
Dalam buku ini, penulis berusaha menyadarkan kita betapa besar hutang budi kita kepada ibu yang semestinya dibalas dengan bakti kepadanya. Dengan penyabaran yang ringan dan tidak bertele-tele, penulis menyajikan sejumlah kiat berbakti kepada ibu. Semoga, dengan hadirnya buku ini lebih mempermudah kita dalam menunaikan kewajiban untuk berbakti kepada ibu, guna meraih ridha Allah. Jadikan baktimu kepada ibu sebagai kunci masuk surgamu. Selamat membaca!

Senin, 25 Juni 2012

Daftar Alamat Agen dan Distributor

Dapatkan Buku-buku Terbitan Kelompok Penerbit Zamzam di Alamat Berikut :


JAKARTA :
PT. Gapura Mitra Sejati
Jl. Pal Putih No. 25, Kramat Raya Jakarta Pusat
Telp. 021-3146139

TB. Rizky Barokah
Jl. Kramat Pulo No. 2C, Jakarta Pusat 
Telp. 081 331 033 745

TB. Zamzam Agency (M. Husni)
d/a. Perkiosan Stasiun Kemayoran  Jl. Garuda, Jakarta Pusat
Telp. 081319090645

Pustaka Ukhuwah
Jl. Slamet Riyadi 1, No. 23 (150 M Belakang Pemadam Kebakaran), Matraman Raya, Jak-Tim
Telp. 021-8583199/ HP. 081314091339

Tb. Salma Agency
Jl. Rara Pondok Gede No. 13, (Depan Terminal Pinang Ranti), Jakarta Timur
Telp. 021-70658840/ Hp. 081288966633

SURABAYA :
Pustaka Barokah
d/a Ruko Amira Graha A-10 Jl. Wonosari Lor No. 99-101, Semampir Surabaya.
Telp. 031-3773201; 3773209

Halim Agency Surabaya (H.A.S)
d/a. Rukoh Kertopaten Indah No.3 Jln. Pegirian No.144, Surabaya
Telp. 031-3726333

TB. Gapura Surabaya
Jl. Dukuh Pakis No. 58 B, Surabaya
Telp. 08123144399


MALANG
Graha Buku
Jl. Raya Dieng, No.30, Malang
(Eks “Lemonde” depan toko buku “Toga Mas”)
Telp. 0818935648/  03419827483

YOGYAKARTA
Sarana Hidayah
Jl. Selokan Mataram, Karangasem CT III No.3 (Sebelah Utara Kampus Fakultas Kehutanan UGM) Yogyakarta,
Telp. 0274-521637

Tb. Ihya’ Agency
Karangbendo, CT. III/ No. 01 (Utara Fakultas Kehutanan UGM) Yogyakarta.
Telp. 0274-565538

PT. Grama Surya
Jl. Pendidikan No. 88, Sonosewu, Yogyakarta
Telp./ Fax. (0274) 413364

SEMARANG
Duta Book Store
Jl. Jendral Sudirman No. 132, Semarang
Jawa Tengah
Telp. 024-7624345

BANDUNG
Mufti Agency
Jl. PHH Mustofa, No.224, Padasuka Bandung (Depan Surapati Core)
Telp. 08122221475

TB. Tazkia
d/a Komplek Bursa Buku Ganesha
Jl. Gelapnyawang No. 3, Bandung, Jawa Barat
Telp. 08122118475

KALIMANTAN BARAT
CV. Arli
Jl. Alianyang, No.74 A, Singkawang, Kal-bar
Telp. 0562636128/ HP. 081352069966

MAKASAR
Pesantren Agency
d/a Permata Hijau Lestari
Jl. Hertasning Baru Blok P6 No.2, Makasar
Telp. 0411-451230; Hp. 081354744455

Bursa Ukhuwah
Jl. Abdullah Dg. Sirua, No.78, Makassar
Telp. 0411-850509; Hp. 085255625725

PADANG
Muhammad Elvi Syam
Jl. Marapalam Indah I, No.6, Padang
Telp. 08126638098

MEDAN
Tb. Toha Putra
Jl. Sisingamangaraja No. 8 B, Medan Sumatra Utara
Telp. 061-7368949

LAMPUNG
TB. Balai Buku
Jl. Raden Intan No. 11 Blok A, Pasar Bawah Tanjungkarang, Bandar Lampung
Telp. 0721-262692

Tb. Multazam (Ust. Agus, Lc)
Jl. P. Sebesi, No. 38, Sukarame I
Bandar Lampung.
Telp. 085266019799

SULAWESI SELATAN
Pustaka Ilmu
Jl. Poros Pare-Rampang No.132 (Depan BRI Benteng), Kel. Manisa, Kec. Baranti, Kab. Sidrab, Sulawesi Selatan. Telp. 085342770186

RIAU
Pustaka Ilmu
Jl. Balam Ujung No. II Sukajadi, Pekan Baru, Riau
Telp. 08126886874

Ust. Abu Zahro
Jl. Fajar Ujung Rokan Jaya, Gg. Yayasan Khouru Ummah No. 1, Pekan Baru, Riau
Telp. 081378492375

NUSA TENGGARA BARAT
TB. Titian Hidayah
Jl. Prasarana No. 7 (Timur Lap. Atletik) Gomong, Mataram, NTB
Telp. 0370-6608768

MALAYSIA
Abdullah Ismail
Pustaka Kimanis Central Market 91000 Tawau Sabah, Malaysia. Telp. 0128147087

**dan di Toko-toko Gramedia di Seluruh Indonesia

Jumat, 22 Juni 2012

Dicintai Allah Disayang Suami


Menjadi istri yang dicintai oleh Allah adalah dambaan setiap wanita. Dan, untuk meraih cinta Allah Ta’ala, seorang wanita dituntut untuk memperhatikan berbagai larangan dan perintah-Nya. Sebab, larangan dan perintah Allah berkaitan dengan rumah tangga berujung kepada kebahagiaan yang akan menghiasi perjalanannya. Tentunya, rumah tangga yang diliputi cinta ilahi ini akan memberikan ketentraman bagi seluruh penghuninya.

Di sisi lain, menjadi istri yang senantiasa disayang suami tak kalah pentingnya bagi setiap wanita yang tengah menjalani kehidupan rumah tangga. Sebab, kasih sayang suami kepada sang istri akan memberikan semangat dan motivasi baginya untuk menunaikan berbagai kewajiban yang tengah ia pikul. Dan, ada sujumlah tips yang dapat dilakukan untuk meraih kasih sayang suami.

Buku mungil ini menyajikan sejumlah tips praktis bagi setiap istri guna meraih cinta Allah dan kasih sayang suami. Tips-tips yang terangkum dalam buku ini ibarat nasihat-nasihat penggugah jiwa bagi setiap istri untuk memperbaiki diri agar menjadi wanita idaman dunia akhirat. Selamat membaca!

Penulis           : Adil Fahti Abdullah
Ukuran Buku : 14 x 16 cm
Tebal              :  100 hal


Rabu, 20 Juni 2012

Al-Quran Tak Sekedar Dibaca


Kandungan Al-Quran perlu direnungkan dan diresapi. Sebab, Al-Quran mengandung berbagai perintah yang harus ditunaikan, berbagai larangan yang musti dihindari, dan banyak kisah yang dapat dipetik hikmahnya. Dengan merenungkan kandungan Al-Quran, sama artinya kita berupaya menghidupakan hati kita agar tidak mati. Allah Ta'ala berfirman, "Maka apakah mereka tidak memperhatikan Al-Quran ataukah hati mereka terkunci?" (Muhammad [47] : 24).
Kandunga Al-Quran perlu diamalkan. Sebab, Al-Quran diturunkan adalah untuk diamalkan, bukan sebatas dibaca saja. Hasan Bashri berkata, "Manusia itu diperintah agar mengamalkan Al-Quran, tetapi mereka menganggap bahwa membaca Al-Quran itulah yang disebut mengamalkan Al-Quran." Konsep inilah yang pernah disampaikan oleh Hasan bin Ali, ia berkata, “Bacalah Al-Quran hingga ia bisa mencegahmu (dari berbuat dosa), bila tidak bisa mencegahmu berarti itu tidak membaca.” Ia juga berkata, "Sesungguhnya, orang yang paling utama terhadap Al-Quran adalah orang yang mengikutinya (mengamalkannya) walaupun ia tidak membacanya." Pemahaman seperti inilah yang menyebar di tengah-tengah para sahabat. Diriwayatkan dari Abu Abdurrahman Al-Sulami, dari Utsman, Ibnu Mas'ud, dan Ubai bin Ka'b bahwa Rasulullah n membacakan sepuluh (ayat) pada para sahabat. Mereka tidak beralih ke sepuluh ayat berikutnya sebelum mereka mengamalkan apa yang dikandung oleh sepuluh ayat itu. Jadi, kami mempelajari Al-Quran dan mengamalkannya bersamaan.
Buku yang ada di hadapan Anda ini akan meluruskan cara pandang sebagian kaum muslimin terhadap Al-Quran, bahwa Al-Quran tak sekesar dibaca, tapi harus direnungkan, diresapi, dan diamalkan. Ini dapat terwujud manakala kita mampu mengelola cara baca Al-Quran kita, yaitu membaca Al-Quran dengan mentadaburinya. Ibnu Hubairah berkata, "Salah satu tipu daya setan adalah tindakannya menjauhkan hamba-hamba Allah dari mentadaburi Al-Quran. Karena, setan tahu bahwa petunjuk itu akan terwujud ketika ada tadabur."
Dengan mengenalkan 10 kunci tadabbbur Al-Quran yang terangkun dalam metode Li Ishlahin Tartaji, penulis berupaya memudahkan pembaca untuk lebih bisa mentadaburi Al-Quran. Selamat membaca, dan selamat menikmati kelezatan Al-Quran.

Ukuran Buku   : 14 x 20,5 cm
Tebal               : 216 halaman
Harga              : Rp36.000,-

30 Inspirasi Keluarga Harmonis


Kebahagiaan dan keharmonisan adalah nikmat luar biasa dalam kehidupan rumah tangga. Setiap keluarga pasti mendambakannya. Keluarga yang diselimuti kebahagiaan dan keharmonisan akan terasa tentran dan damai. Menyejukkan bagi setiap penghuninya.
Dalam menjalani kehidupan keluarga, orang-orang shalih sebelum kita memiliki catatan menakjubkan yang patut dijadikan contoh. Perjalanan keluarga mereka dipenuhi dengan nilai-nilai luhur yang berujung pada keharmonisan dan kebahagian.
Buku ini menyajikan 30 kisah paling menakjubkan seputar kehidupan keluarga harmonis. Anda akan terkesima menyaksikan gaya hidup keluarga mereka. Lebih dari itu, buku ini menyajikan sejumlah ide segar yang dapat membantu kita dalam mewujudkan keluarga bahagia dan harmonis. Semoga buku ini mampu memberikan inspirasi dalam menciptakan keluarga harmonis, sehingga harapan keluarga serasa surga dapat dirasakan. Selamat membaca!

Rabu, 13 Juni 2012

Dahsyatnya Sedekah Wanita


Sedekah memang ajaib. Di balik amaliyah sedekah, Allah menjanjikan sejuta manfaat yang dapat diraih seseorang, baik ketika masih di dunia ini, di alam kubur, maupun ketika kelak memasuki alam akhirat. Ini menunjukkan, bahwa sedekah merupakan salah satu amalan utama dalam Islam yang harus ditekuni oleh setiap muslim guna meraih karunia Allah.
Salah satu keajaiban sedekah adalah menjadi benteng bagi pelakunya dari kobaran api neraka. Bahkan, secara khusus, Rasulullah memerintahkan kaum wanita untuk bersedekah sebagai sarana membentengi diri dari kobaran api neraka. Beliau bersabda, ‘Wahai kaum wanita, bersedekahlah. Karena,aku melihat kalian adalah yang paling banyak akan menjadi penghuni neraka.’ (HR. Bukhari).
Dalam buku ini, Penulis telah menjabarkan secara terperinci, runut, dan apik seputar keajaiban sedekah wanita dengan merujuk pada perintah Rasulullah di atas. Penulis memberikan sejumlah tips bagi kaum wanita agar gemar bersedekah, meski ia ia telah menyandang status sebagai seorang istri. Sehingga, ia akan terasa ringan bersedekah, dan menjadikannya sebagai amalan rutin. Selamat membaca!

Tebal    : 168 halaman
Ukuran : 14 x 20,5 cm